Cerita

Migrasi Kartu Halo

Kebutuhan paket data (internet) saat ini menjadi kebutuhan primer bagi saya. But I believe I’m not the only one. Semasa di Bandung, kebutuhan paket data saya sangat terpenuhi dengan adanya wifi. Unlimited, 5 Mbps, udara adem nan sejuk, alhasil gravitasi bumi di kasur menjadi 30 m/s^2. Sulit untuk bergerak. Bahkan gravitasi sebesar itu juga mampu menarik beberapa teman untuk ikut nongkrong di kostan. (Miss that moment, really).

Namun sejak pindah ke Bekasi, kekhawatiran muncul akan kebutuhan paket data. Mau pasang wifi, tapi jarang di kontrakan. Rugi dong. Pengennya paket data unlimited dan bisa dibawah kemana mana. Timbang menimbang, pilihannya jatuh ke Kartu Halo. 

Kebetulan ada penawaran menarik dari Telkomsel untuk migrasi pra bayar ke pasca bayar. Nomer Simpati yang saya pake sejak SMP (I guess) ini pun menjadi Kartu Halo. Fix, nomer ini aktif selamanya. Selain karena nomer ini udah lama, kesetiaan saya masih tetap pada provider plat merah ini karena kualitasnya. Walau bagi sebagian orang harganya sedikit mencekik sih. Memang.

Dengan paket HaloFit 125K, tiap bulan saya dibekali 4 GB dan paket nelpon ke sesama Telkomsel 100 menit dan 300 sms. Paket data yang diberikan sebenarnya unlimited. Hanya saja, kecepatan akan jauh menurun, jauh pisan, setelah pemakaian wajar (Fair Usage Policy aka FUP) mencapai 4 GB.

Di era yang serba digital saat ini, 4 GB mah mana cukup. Tapi gak apa apa sih, daripada kuota banyak malah keenakan main hp, ujung ujungnya gak produktif. Walau kecepatan internet menurun, selama masih bisa nge-order ojek online, it’s okay. Yang lebih penting lagi, selama Line masih bisa sampai ke makassar, kecepatan internet mah gak ada artinya 😁.

Tetapi tetap saja ada kekurangan yang sedikit mengecewakan. Setelah kecepatan menurun, ada kalanya saya butuh paket data dengan kecepatan tinggi, biasanya sih karena tugas. Mau gak mau harus beli paket Turbo. Udah mah harganya mahal, kuotanya dikit lagi. Parahnya lagi, setelah kuota Turbo habis, paket data sama sekali gak bisa diakses. Yang awalnya unlimited, malah jadi volume base.

Mau gak mau harus nunggu sampai tanggal tagihan biar semuanya kembali normal. Lain kali, jangan beli paket Turbo kecuali terdesak.

Advertisements

5 thoughts on “Migrasi Kartu Halo

  1. Sudah gak pakai yang pasca soalnya pas perbaikan jarigan 4G benar benar internet gak bisa dipakai selama 3 bulan dan yetap harus bayar tagihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s